Annual International Scholars Conference in Taiwan 2013
Written by Administrator
Friday, 03 May 2013 15:24
Taichung, 29 April 2013 – Mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan, bekerjasama dengan Indonesian Committee of Transfer Technology in Taiwan (IC3T) untuk pertama kalinya mengadakan konferensi tingkat internasional di Taiwan. Tema yang diambil AISC-Taiwan 2013 adalah “Fostering Growth in Knowledge-Based Economy through Techno-preneurship: Building a Platform for a Smooth Transformation of Innovative Technology to Business”. Acara yang berlangsung pada 27 – 29 April 2013 di Asia University, Taichung, Taiwan ini diikuti oleh 140 peserta dan pembicara dari berbagai Negara, seperti Indonesia, Taiwan, Jepang, Malaysia, Vietnam, dan beberapa Negara Asia lainnya. Sebelumnya, sebanyak 270 paper yang digolongkan dalam 9 kluster masuk ke panitia dan direview oleh para reviewer dari berbagai bidang ilmu dari berbagai Negara.
Acara AISC Taiwan 2013 dibuka oleh Prof. Chung Lin Huang, Dean of International College Asia University, dan wakil Ketua Kantor Dagang Ekonomi Indonesia Harsono Aris Yuwono, dan Chief Secretary of Small Medium and Enterprise Administration-Ministry of Economic Affair, Republic of China. Di hari pertama konferensi, peserta rangkaian kuliah umum dan cerita sukses dari tokoh technopreunership dari Taiwan dan Indonesia, antara lain; Chun-Yen Chang, Ph.D. (President Emeritus and National-Endowed-Chair Professor (Emeritus) National Chiao Tung University, Hsinchu, Taiwan), Johnson Sher (Vice President of Industrial Technology Research Institution or ITRI Taiwan), Tad Sekineh (Global Operations- Executive Director OESF Global L.L.C. Taiwan), Chang-Ming Yang, M.D., Ph.D. (Founder of Ming-Young Biochemical Corp., Taiwan), serta Prof. Dr. Warsito Purwo Taruno (Executive Director of CTECH Labs Edwar Technology: Penemu 4D Brain Activity Scanner dan Electro Capacitive Cancer Treatment).
Secara umum para pembicara memaparkan tentang kewirausahaan dan teknologi yang secara simultan dan sinergis dapat menjadi nilai tambah dalam pembangunan ekonomi. Johnson Sher dalam kuliahnya menyampaikan terkait bagaimana mengembangkan produksi, SDM, keuangan dan marketing. Dan pesan inti kepada para peserta adalah, “No matter the greatest of technology, it has to contribute to the effects of economy”. Burniadi Moballa, ketua panitia konferensi ini, menyampaikan maksud dan tujuan dari diadakannya AISC Taiwan 2013. “Harapannya, AISC Taiwan 2013 dapat menjadi pemicu untuk meningkatkan keefektifan percepatan dan memperluas peluang techno-preneurship di kalangan mahasiswa dan akademisi. Selain itu, dengan melakukan forum ilmiah di Taiwan dapat menciptakan kesempatan bagi para peserta untuk belajar techno-preneurship di Taiwan secara langsung.”
Prof. Kalamullah Ramli's Visits to ITRI, NCC, Ministry of Justice, and ESIT
Written by Administrator
Saturday, 19 May 2012 14:27
picasa_albumid=5873771367050584529
[IC3T.org - Hsinchu-Taipei-Chungli] Shortly after conducting The Third AISC-Taiwan on March 17-19, 2012 in Hsinchu, IC3T continuing its mission for transferring Taiwan's science and technology to Indonesia. AmidstProf. Dr. Kalamullah Ramli’s (The Expert Staff of Technology of Indonesia’s Ministry of Communication and Information) coming to Taiwan, that mission has successfully administered. Prof. Ramli along with IC3T representatives visited several ICT-based as well as science and technology institutions in Taiwan and tried to come up with some bottom lines.